- Pembukaan Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue
- Rapat Input Data Pertanggungjawaban APBD TA 2025
- Kecamatan Purworejo Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
- Penyaluran BLT-DD Desa Ganggeng Tahun 2026
- Uji Konsekuensi DIK PPID Kabupaten Purworejo
- Dialog Kewaspadaan Dini Masyarakat
- Musyawarah Desa Reorganisasi Pengurus BUMDesa Tulus Sejahtera Wonotulus
- Tes Kebugaran Jasmani dan Donor Darah di Kecamatan Purworejo
- Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Korhutla
- Pelatihan Administrasi BUMDes Bunga Lestari Desa Sudimoro
MANISJANGAN BERSHOLAWAT

Keterangan Gambar : Jamaah tetap mengikuti rangkaian pembacaan sholawat dengan khidmat meski dalam keadaan huja
Camat Purworejo, Bagas Adi Karyanto, S.Sos., M.M., menghadiri kegiatan Manisjangan Bersholawat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Paguyuban Manisjangan sekaligus Satu Dekade DRW Skincare, pada Sabtu, 15 November 2025 pukul 20.00 WIB di Manisjangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo.
Kegiatan religius ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Purworejo serta sejumlah tokoh agama dan tamu undangan, yaitu KH. Khabib Sholeh (Mubaligh), H. Pawit Slamet Riyadi (Imam Mushola Baitul Makmur), Gus Asrori (Khodim Santri Kendil), Dr. Wahyu Triashara (Founder & Owner DRW Skincare), H. Wahyudi (Ketua Paguyuban Manisjangan), dan Hadroh Santri Kendil.
Meski acara sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut. Jamaah tetap mengikuti rangkaian pembacaan sholawat dengan khidmat, menunjukkan tingginya kecintaan warga terhadap tradisi sholawatan dan kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.
Acara diawali dengan lantunan sholawat oleh Hadroh Santri Kendil yang menambah syahdu suasana malam itu. Selain menjadi momen syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan rasa syukur atas perjalanan Paguyuban Manisjangan serta 10 tahun kiprah DRW Skincare.
Camat Purworejo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap hadir meskipun hujan turun. Beliau berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan nilai spiritual masyarakat.(why)
.png)


