- Serah Terima Jabatan PJ Kepala Desa Brenggong
- Sosialisasi RKPD 2027 dan Perubahan RKPD 2026
- Ngaji Bareng Smansev dalam Rangka Lustrum SMAN 7 Purworejo
- Rapat Persiapan Pembinaan Posyandu 6 SPM
- Musdes Perubahan Anggaran Desa Plipir
- Pembahasan Rencana Pengerukan Sedimen Bendung Boro
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khotmil Quran di Musala Al Anwar
- Jalan Sehat di Kelurahan Cangkrep Lor
- Masjid Baiturrohman Bersholawat
- Donorati Bersholawat Bersama GP Ansor dan Karang Taruna
REMBUG STUNTING DI DESA SEMAWUNG

Keterangan Gambar : Kasi Pembangunan Kecamatan Purworejo dalam acara rembug stunting di Desa Semawung
Purworejo, 14 Oktober 2025 — Kasi Pembangunan Kecamatan Purworejo, Siti Napsiyah, S.E., menghadiri kegiatan Rembug Stunting Desa Semawung yang digelar pada Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Purworejo.
Dalam laporan yang disampaikan, diketahui masih terdapat 14 anak terindikasi stunting di Desa Semawung. Dari jumlah tersebut, 4 anak telah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kader dan tenaga kesehatan desa disebut telah aktif memberikan edukasi kepada para orang tua dan masyarakat luas terkait pencegahan serta penanganan stunting.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Napsiyah, S.E. menyampaikan bahwa forum rembug stunting merupakan ajang musyawarah desa untuk membahas kondisi lapangan, merencanakan aksi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penurunan angka stunting.
“Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Melalui rembug stunting ini, kita dapat membangun komitmen bersama untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, normal, dan cerdas,” ujar Siti Napsiyah.
Beliau juga menegaskan bahwa dalam konteks penganggaran, Dana Desa (DD) memiliki peran penting dalam penanganan stunting. Oleh karena itu, kegiatan rembug stunting menjadi dasar penggunaan Dana Desa, mengingat setiap kegiatan yang didanai oleh pemerintah harus melalui proses musyawarah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan data, rencana, dan aksi nyata di tingkat desa, sehingga penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.(why)
.png)


